Telp / SMS : 081252367402 / WhatsApp : 081252367402 fendi.auto2000@gmail.com WORKS : SEN 08.00-17.00 WIB :
Alasan Teknis Rem Tromol Lebih Pakem dari Rem Cakram

Alasan Teknis Rem Tromol Lebih Pakem dari Rem Cakram

Rem merupakan komponen yang akan menunjang keselamatan dalam berkendara. Pasalnya, komponen ini berperan dalam pengurangan laju kendaraan. Sistem rem sendiri, dibagi menjadi beberapa tipe. Antara lain rem cakram dan rem tromol. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang rem tromol dan rem cakram pada mobil simak penjelasan berikut ini!

1. Jenis kendaraan yang digunakan

Rem tromol biasa digunakan untuk kendaraan lawas sekitar tahun 1986 atau yang lebih tua. Untuk mobil-mobil masa kini menggunakan rem cakram terutama karena memiliki kapasitas silinder yang lebih besar, sehingga membutuhkan daya rem yang lebih kuat.

Selain itu rem tromol juga mampu menahan beban yang cukup besar. kamu bisa lihat sendiri buktinya. Rem tromol masih banyak digunakan pada kendaraan berat seperti truk atau bus.

2. Cara kerja rem tromol

Rem tromol adalah rem yang bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem dengan tromol (drum) yang ikut berputar dengan putaran roda kendaraan. Sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi laju motor secara perlahan.

Cara kerja rem tromol dimulai pada saat kampas rem menempel pada sepatu rem (brake pads) yang membuat tromol (drum brake) berputar, hasil putaran tromol tersebut lah yang membuat laju mobil semakin berkurang. Rem tromol sendiri seringkali digunakan untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin kecil.

3. Kelebihan dan kekurangan rem tromol

Kelebihan dari rem tromol jika dibandingkan dengan rem cakram adalah karena sifatnya yang tertutup sehingga tidak mudah disusupi kotoran atau debu. Dan juga kinerja pengereman pada rem tromol lebih lembut dan penampang pengereman dapat dibuat lebih lebar untuk memaksimalkan pengereman.

Namun, jenis rem tromol sendiri juga memiliki kekurangan. Salah satu kelemahan rem ini adalah karena tidak seluruhnya kampas rem menempel ke tromol roda, maka mengakibatkan daya pengereman pada rem tromol hanya 70 persen.

Akan tetapi, jika rem tromol diterapkan di roda belakang, daya pengereman yang hanya berkisar 70 persen tersebut justru menguntungkan. Penyebabnya karena pengereman roda belakang tak boleh melampaui kekuatan rem depan. Jika rem belakang lebih pakem, alhasil saat rem mendadak motor akan sulit dikendalikan karena bergerak dengan liar.

4. Cara kerja rem cakram

Berbeda dengan rem tromol, rem cakram ini memiliki mekanisme yang lebih modern. Proses pengereman terjadi saat cakram (disk brake) dijepit oleh kaliper yang dipicu oleh piston untuk menggerakkan kampas rem ke cakram itu sendiri.

Sistem pengereman yang menggunakan metode jepit untuk mengurangi dan menghentikan putaran sebuah piringan yang terletak pada roda kendaraan. Sistem rem cakram ini, dinilai lebih simpel dan lebih responsif, karena dengan luas penampang rem yang kecil namun arah gaya gesek saling menekan membuat sistem pengereman menjadi lebih efektif.

5. Kelebihan dan kekurangan rem cakram

Kelebihan rem cakram ini adalah daya pengereman dapat mencapai 100 %, karena seluruh pad bergesekan langsung dengan cakram sehingga pengereman dapat maksimal. Dan juga pendinginan rem lebih baik karena menganut sistem pengereman terbuka dan untuk memerbaiki pendinginan kadang kala cakram dibuat berongga atau berlubang

Sedangkan untuk kekurangan dari rem cakram sendiri yaitu karena rem cakram menganut sistem terbuka seringkali kaliper ditumpuki kotoran yang lama kelamaan akan mengeras dan membuat tergoresnya cakram. Maka perlu perawatan rutin agar rem cakram lebih maksimal saat digunakan.

Kedua sistem pengereman memiliki kelebihan masing tergantung kebutuhan yang kamu inginkan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk membantu kamu dalam menentukan pilihan!

Stay Connected

Model Terpopuler

NEW AVANZA
6 Type
Dilihat: 1550x
NEW CALYA
4 Type
Dilihat: 1365x

Slide Model

Random Model

NEW VELOZ
4 Type
Harga Mulai :
228.033.000
NEW CALYA
4 Type
Harga Mulai :
156.735.000